Thursday, October 3, 2013

When GOD Created Me

Melanjutkan kegiatanKu menyelesaikan guci tanah liat yang sedang Kubuat..berputar searah jarum jam..diberi air supaya lumer dan mudah terbentuk..diberi tanah liat lagi supaya semakin mengeras...demikian seterusnya....hingga saat ini sudah terlihat bentuk guci tanah liat yang akan jadi nantinya..semua sesuai keinginanKu..diameter gucinya..keliling pinggangnya..semua sudah kupikirkan matang-matang akan jadi seperti apa nantinya...

Sungguh sial, ketika Kutinggal sebentar untuk mengurus guci yang lainnya sambil menunggu guci tersebut mengering seekor tikus menyenggol guci setengah keringKu sehingga jatuh dan penyok..sedikit kotor karena terjatuh di tempat penyimpanan pasir di lantai dan yang pasti bentuk yang sudah kubuat selama ini jadi hancur...kemarahanKu meluap terhadap tikus sialan itu..jika mau bisa saja Aku buru tikus itu dan Kubunuh dengan tanganKu sendiri..tapi belum saatnya..akan tiba saatnya nanti ketika semua guci yang kuinginkan terbentuk.. Kupandangi guci setengah kering dan penyok di tanganKu itu.........

---------------------------------*******************************----------------------------------

Hari ini Gagah sedih bukan kepalang.. IP semester tiganya dibawah 2..tepatnya .. 1,9 dia mendapat panggilan dari Dekan untuk menghadap..dan hasilnya semester empat besok IP nya harus diatas 2,25 jika tidak, sesuai peraturan universitas Gagah akan di DO..betapa malunya Gagah mendapat berita ini.. sudah begitu dia juga mendapat surat peringatan dari bagian Tata Usaha bahwa tunggakan SPP semester lalu juga belum dibayarkan..belum ditambah dendanya..seakan belum cukup, semua itu masih ditambah salah seorang sahabatnya memusuhinya karena pacarnya ternyata diam-diam menyukai Gagah...
Seakan seluruh dunia runtuh dihadapan Gagah hari itu..perasaannya kacau balau ga bisa berpikir apa yang harus dilakukannya saat ini..

Well, hidup harus terus berlanjut..bahkan ketika kamu tidak berbuat apa-apa, bumi tetap berputar diluar sana..mau ga mau Gagah harus terus melanjutkan hidupnya..sesulit apapun, semalas apapun rasanya toh dia tetap terbangun di keesokan harinya, menghadapi masalah yang sama karena tidak tersentuh di hari kemarin..demikian seterusnya...pertanyaannya maukah Gagah merasakan hal yang sama di setiap pagi dia membuka mata? perasaan tertekan, dikejar-kejar masalah, seolah menyimpan bom waktu... "Tidak!" kata Gagah dalam hati..dia sadar harus berbuat sesuatu..pertama IP, Gagah sadar nilai tidak didapat secara instan..dia harus berjuang..rajin belajar, tidak membolos kuliah, rajin mengumpulkan tugas.. kedua, tunggakan SPP, ini sebetulnya kewajiban orangtuanya..namun ketika orang tuanya belum mampu memenuhi kebutuhannya bagaimana caranya? Pada saat itulah keajaiban terjadi, namanya tercantum dalam penerima beasiswa kelas B.. Gagah lupa dulu dia pernah mendaftar dan mengisi kelengkapan syarat penerima beasiswa..memang tidak bisa menutup penuh hutang SPP semester kemarin, tapi setidaknya dapat meringankan beban orangtuanya..sisanya biarlah nanti dicarikan pinjaman atau bagaimana caranya orang tuanya berusaha..mengenai yang terakhir Gagah mencoba memberi penjelasan situasi sebenarnya dan meminta maaf kapada sahabatnya..sahabatnya menanggapinya dengan dingin..tapi setidaknya Gagah sudah melakukan bagiannya..selebihnya terserah sahabatnya bagaimana, yang jelas dia sudah mengambil langkah pertama mengulurkan tangan dan mencoba membangun persahabatan kembali. Bagi Gagah hidup seakan mendadak menjadi lebih cerah dan langkah pun terasa ringan.

-------------------------------------*******************************------------------------------

Lihat! kini guciKu semakin indah...setelah jatuh dan penyok, Aku membentuknya ulang..dengan penuh kesabaran Aku yakin guci ini pasti akan kembali indah..jika guci ini bisa mendengarKu akan Kuyakinkan padanya bahwa yang perlu dilakukannya adalah percaya saja kepadaKu untuk membentuknya..lihatlah kini..guciku semakin indah dengan adanya tekstur pasir yang tadi tertempel di badannya dan memang sengaja tidak kubersihkan..penyok yang timbul tadi sudah hilang..mulus sempurna..Ku beri ornamen telinga sebagai pegangan.. Guci Ku kini sudah siap untuk menjadi tempat sebuah bunga, atau tanaman atau entah akan menjadi tempat apa besok..tp yang jelas guci Ku sudah selesai kubuat..semakin indah, dan berdaya guna. Aku puas akan hasil karyaKu.

Ad maiorem Dei gloriam
M.e.P

No comments:

Post a Comment